Translate this blog
English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified Thailand Vietnam Czech

Wirausaha 0 Rupiah ---------------- Kontak Jodoh Online ---------------- Wirausaha 0 Rupiah ---------------- Kontak Jodoh Online ----------------Wirausaha 0 Rupiah ---------------- Kontak Jodoh Online

Monday, December 29, 2008

peduli Palestine

Baju putih, hitam kuning menghambur di akhir jalan malioboro yang merupakan para kader dan simpatisan PKS yang bersiap untuk melakukan aksi damai peduli palestin. Saat itu jam menunjukkan pukul 10an. Melihat aksi negara yang tak tahu diri memporak-porandakan palestine tercinta, para kader PKS berinisiatif untuk melakukan aksi. Pada saat aksi disampaikan bahwa perlu 4D untuk melakukan kepedulian terhadap palestine, yaitu Do'a, Dana, Demonstrasi, Dan lain lain. Disampaikan dalam pidato lainnya bahwa kita tahu indonesia juga telah menuliskan dalam undang-undang bahwa kemerdekaan adalah hak setiap bangsa, oleh sebab itu penjajahan di atas dunia harus dihapuskan, maka kita sebagai bangsa Indonesia harusnya konsekuensi dengan undang-undang yang telah kita buat dengan peduli terhadap negara yang sedang di jajah tersebut, apalagi kota tersebut adalah kota yang dimuliakan oleh Allah dan sempat menjadi Kiblat. Dalam aksi ini para kader diminta menyumbangkan minimal 10.000 / orang. Peserta yang hadir sekitar 400-500 orang. Jumlah ini masih sedikit karena sebagain kader juga sedang melakukan direct selling untuk kepentingan pemilu 2009.
dalam aksi tersebut, setelah pidato dilakukan “atraksi”, yaitu kader dengan semangatnya melempar bendera israel dengan sandal-sandal mereka kemudian dilanjutkan dengan membakar bendera tersebut. Aksi ini merupakan aksi awal, masih dimungkinkan nanti akan ada aksi lanjutan.
aksi diakhiri dengan doa oleh ust. Nasir Haris dan masa membubarkan diri pada saat adzan dhuhur berkumandang.
PALESTINE PALESTINE – SELAMATKAN SELAMATKAN
YAHUDI YAHUDI – HANCURKAN HANCURKAN
ISRAEL ISRAEL – HANCURKAN HANCURKAN
AMERIKA AMERIKA – HANCURKAN HANCURKAN
ALLOHUAKBAR!!!!!!!!!!

ukhuwah

wisudaku entah kubilang apa, membahagiakan atau menyedihkan... kabar wisudaku sudah sampai di beberapa teman, teman karena Allah.

Aku sangat senang, karena wisudaku bisa dihadiri oleh ibuku tercinta yang merelakan pulang hanya untuk mengikuti prosesi wisuda bersama anaknya. Aku panik ketika aku baru ingat bahwa ponselku tertinggal di tas yang kutitipkan pada teman, ini berarti aku harus mencaari dan berkeliling di sekitar auditorium untuk mencarinya nanti, tak apa lah.... setelah prosesi selesai, sengaja aku tak keluar dari dalam ruangan, berharap ibuku masuk ke dalamnya. Tapi lama...sudah lama aku menunggu dan ibu tak kelihatan juga, akhirnya kupinjam Hp teman – jazakalloh akh ardian tri hertanto S.Pd.Si – untuk berSMS,tapi kemudian beliau menawarkan untuk meneleponnya dan mereka ternyata sudah menunggu di luar.

Aku keluar dan ku lihat ke sekeliling tetap tak kutemukan, aku melihat beberapa orang yang ku kenal mengenakan toga juga. Sembari mencari ibuku sayang aku menyelamati mereka juga dan akupun bertemu teman satu daerah – BANJARNEGARA, memang bertemu orang 1 daerah sangat menguatkan fanatisme daerah- . Akhirnya kutemukan juga mereka melalui rizki – adik sepupu yang aku sangat mengharapkan bisa ikut berdakwah nantinya – dan bertemulah aku dengan ibuku, tentusaja langsung kupeluk dia sebagai dan ku teriakkan dalam hati “IBU.... AKU SUDAH LULUSSSSSSSSS....” tak ketinggalan mutiara tak berwarna keluar dari mataku. Menyenangkan memang dihadiri keluarga, ada 5 orang lagi selain ibuku.

Tapi.....dilain sisi... ada perasaan mengganjal. Aku khawatir ponselku terus berdering... khawatir berdatangan sms ada saudara-saudara yang ingin ikut berbahagia dengan kelulusanku. Tapi... sudahlah, ambil hikmahnya saja.... sembari menunggu mobil mengantar pulang, ritual wisuda satu ini tak akan hilang, foto-foto -hehehe-. Dan kutemukan juga beberapa teman, so gabung deh foto..

Isya temanku memberikan ponsel yang ku titipkan, disana ada 19 miscall dari 1 nomer yang ku kenal. Seorang teman. Kulihat juga sudah banyak inbox ucapan selamat berjubel di ponsel. Dan ada 2 sms yang harusnya sudah kubuka tadi, waktu selesai wisuda. Sms pertama mengabarkan bahwa ia sudah di depan pintu keluar, sms kedua tertulis bahwa bunga yang dibawanya telah layu. Aku hanya tersenyum, mereka datang beneran dan bahkan membawa bunga..

inilah yang tidak membahagiakan, tapi aku mencoba mengambil hikmahnya saja -bukan anaknya bu tugilah loh-. Sms maafpun kusampaikan bertubi-tubi sebagai bukti rasa bersalahku, tapi sms balasan tak kunjung datang, dan ketika datang balasan justru semakin menambah kesedihanku. Disana tertulis pernyataan yang menanyakan ukhuwahku...

tanyaku apakah tak cukup dengan sms maaf yang menunjukkan bahwa aku benar-benar menyesal, dan aku sangat menghargai apa yang kalian lakukan...tak cukupkah itu??oke, tak tambah lagi dengan beberapa potong roti deh.. tapi... tetap saja, tak ada reaksi. Sms balasanpun kembali hadir dan masih menanyakan tentang ukhuwah.. akhirnya semua kuserahkan kembali padaNya, aku sudah berusaha semampu ku... “yo wes lah, karepmu. Yang penting ane dah minta maaf” itu yang kukirimkan padanya -kalo gak salah loh, tapi intinya gitu koq-.

24 desember, yah sebentar lagi tahun baru, tahun baru hijriyah 1430. sebuah momen tuk muhasabah. Eit... ternyata ada sms masuk sehari sebelum tahun baru, dan akhirnya ia pun meminta maaf...

---indahnya ukhuwah---

wisuda

24 desember menjadi hari spesial untuk hidupku. Yup, hari itu aku mengalamai prosesi ritual dari Universitas untuk melepaskan salah satu orang yang menimba ilmu disana dengan memberikan gelar S.Pd.Si, gelar sarjana S1 khusus untuk mahasiswa pendidikan science (MIPA). Gelar ini menjadi spesial karena memang memerlukan perjuangan, kesungguhan, kesabaran untuk mendapatkannya. Buktinya sudah banyak mahasiswa tumbang dan memilih mengambil gelar D3 karena tak kuat mengangkat gelar itu ke pundaknya. ya..... skripsi menjadi masalah utama disana.
Tak ada bedanya antara sudah mendapat gelar atau belum, hanya saja nanti di undangan ada embel-embel nama yang sejatinya itu merupakan beban psikologis bagi para lulusan, kecuali memang yang sudah bekerja, maka gelar itu menggenapi performancenya. Bagi yang belum bekerja itu adalah suatu tanda peresmian menjadi penganggur sementara, semenhari, semenbulan atau sementahun, lebih kerennya menjadi PNS, Pengangguran Namun Sarjana.
Masih mengakar dalam pikiran masyarakat kita betapa hebatnya seorang sarjana, mungkin ini tidak berlaku di kota pendidikan atau kota besar, tapi ketika seorang fresh graduate kembali ke desanya, maka akan ada teror psikologis dari masyarakat, tetangganya, bahkan keluarga. “Wah... pak sarjana. Pasti bisa apa saja” padahal sejatinya -kebanyakan- dia mungkin hanya ingat beberapa pelajaran saja ketiak kuliah, yang lain sudah hilang seiring berjalannya waktu, apalagi mata kuliah yang sangat mengganjal di pikirannya.
Beban lain ada pada teman-teman aktivitasnya, seorganisasi, kos. Mereka sering “menuntut” merayakan kesuksesannya dengan makan-makan, alias makan gratis yang akan memangkas anggaran konsumsi anak kos. Mungkin jika mereka tahu mahalnya membayar ini dan itu sampai diwisuda akan mengurungkan niatnya. Apalagi ketika fresh graduate ini sudah mengeluarkan jurus terahir dengan membongkar celengan untuk menyambung hidupnya karena ongkos hidup yang biasanya sudah dihabiskan untuk membayar ini dan itu. Tapi bagi mereka yang berduit pasti tak akan keberatan untuk merayakan kemenangan ini. Toh memberi makan anak-anak kos adalah suatu pahala, dan mungkin dengan itu Allah akan memudahkan pintu rizki sehingga dia akan mudah mendapat pekerjaan.
Tapi yang paling penting bagiku -hampir lupa- adalah bahwa ini merupakan persembahan sebagai wujud cintaku padamu duhai ibuku. Kalau pikiranku tak terganggu oleh wajah tentram mu ibu...aku mungkin belum mau keluar dari universitas ini. Telah banyak hal kau lakukan hingga aku bisa kuliah, maka kini aku ingin menggantikanmu. Maka kutuangkan dalam sebuah puisi untukmu ibu....

persembahan untukmu ibu...

apakah kau tahu ibu..
aku sungguh mencintaimu..
lebih dari apa-apa yang ada di dunia ini..
meskipun bumi dan langit bertemu
aku tak peduli, asalkan aku bisa mencintaimu ibu

apakah kau tahu ibu...
kaulah yang motivasiku menyelesaikan jeratan skripsi
aku ingin mempersembahkan yang terbaik
untukmu...hanya untukmu ibu.
Karena engkau telah berkorban
begitu banyak
begitu besar hanya untukku

karena itu aku mencintaimu..

kini istirahatlah ibu...
biar aku yang mencarikan butir-butir beras
dan tetes madu
sudah saatnya aku memanjakanmu
aku tak mau lagi dimanjakanmu...

ibu..
aku sangat.. sangat ... sangat....
sangat mencintaimu
aku rindu
aku sayang

aku mencintaimu karena...
perjuanganmu mengubahku dari orok
hingga menjadi manusia sejati
kasih sayangmu yang membuatku
akan selalu menangis bila mengingatnya..
ALLAH....karena Allah

biarkan aku masuk nerakanya
asal engkau duduk manis dan nyaman di surga sana
biarkan aku di azab
asal engkau memakai pakaian surga
biarkan aku yang menanggungnya
karena apa yang aku lakukan tak kan pernah bisa membalasnya...

tapi akan lebih bahagia lagi jika aku bisa bersamamu disurga
mari berikhtiaar tuk mengusap debu dosa di kaca itu ibu..
sehingga kita bisa melihat indahnya surga
dan membuat kuncinya..
sehingga kita bisa masuk ke dalamnya

I love u mom
more than everything in this world

Tuesday, December 23, 2008

GPRS, layanan sampingan yang Powerful!!!

Seperti yang telah kita ketahui, telah bermunculan banyak sekali perusahaan penyedia jasa telekomunikasi di Indonesia, apa lagi di luar negeri. Dengan semakin banyaknya perusahaan ini kadang kala terjadi persaingan untuk menawarkan produk unggulan mereka melalui iklan di media masa dan tak jarang terjadi contek menyontek iklan atau iklan yang menjelek-jelekkan yang lain, inilah yang sebenarnya merupakan persaingan tidak sehat.

Banyaknya perusahaan telekomunikasi juga memicu masing-masing pihak untuk memberikan pelayanan yang berbeda dan menarik, karena jika tidak melakukan manuver maka para pelanggannya akan meninggalkan pihak tersebut. Ketika pihak yang satu memberikan penawaran menarik kepada konsumen, maka pihak yang lain seperti kebakaran jenggot dan kemudian “menggenjot” otak untuk membuat produk tandingan agar pelanggannya tetap setia.

Sebagaimana halnya sekarang, perusahaan-perusahaan ini tidak hanya memberikan jasa komunikasi sms dan telepon saja, sekarang sudah semakin banyak fitur tambahan dalam layanan tersebut. Antara lain GPRS, MMS, Video Calling, Nada Tunggu, transfer pulsa, dsb.Fitur-fitur ini kadang menjadi alasan lain seorang konsumen menentukan penyedia jasa komunikasi yang akan digunakan, sehingga masing-masing perusahaan komunikasi ini akan membuat produk-produk tandingan yang memberikan nilai lebih di sisi yang berbeda.

Kita menganalisis kebutuhan masyarakat sekarang. Di masyarakat perkotaan, dimana teknologi dengan mudah masuk dan diterima, menjadi suatu keinginan, kepuasan dan kebahagiaan tersendiri ketika bisa melihat secara langsung lawan bicara, apalagi jika lawan bicara adalah saudara jauh. Hal ini bisa terealisasikan melalui awalan teknologi 3G dan akan selalu berkembang yang bisa menampilkan lawan bicara ketika melakukan panggilan telepon. Tapi hal ini berkendala kepada fasilitas dari ponsel yang dimiliki konsumen. Layanan 3G bisa dinikmati untuk ponsel kelas atas yang harganya jauh di atas kemampuan ekonomi rata-rata masyarakat Indonesia, jadi layanan ini belum teroptimalkan dengan baik.

Layanan lain yang sudah ada di setiap tawaran jasa komunikasi adalah GPRS. Melihat kemajuan teknologi yang semakin pesat saja, dan dunia luar yang bisa menjadi ancaman sekaligus faktor pendukung, maka layanan ini diberikan kepada pelanggan. Melalui dunia maya internet, waktu dan jarak sudah tak menajdi masalah lagi, dari sana pula bisa didapatkan berbagai informasi apapun yang diinginkan. Tak hanya di kalangan para pengusaha saja yang memanfaatkan ini, di instansi pemerintahan, pendidikan, penyedia jasa dan barangpun memperkenalkan diri dan produknya melalui dunia maya ini. Ponsel yang bisa digunakanpun tidak harus mahal, dan bisa dijangkau oleh masyarakat kalangan ekonomi menengah. Melalui GPRS ini bisa mengembangkan segala aspek kehidupan, tinggal bagaimana cara agar konsumen tahu betapa bermanfaatnya GPRS untuk membukan dan mengakses infromasi apapun dan tahu cara menggunakannya dan memaksimalkannya.

Menjadi Negara Maju Melalui Tarif Telekomunikasi Murah

Komunikasi merupakan hal penting untuk menyampaikan maksud kita kepada orang lain. Komunikasi yang salah bisa menyebabkan terjadi hal yang sangat fatal, bisa menyebabkan perpecahan rumah tangga, bentrok masyarakat dan lebih besar lagi adalah menyebabkan perang antar negara, begitu juga sebaliknya, komunikasi memberikan manfaat yang besar ketika apa yang kita maksudkan bisa diterima dengan baik oleh lawan kita sehingga terciptalah suasana yang harmonis, aman dan tentram.

Kini telekomunikasi menjadi semakin mudah walau berada dalam jarak yang jauh. Tenologi menjadi semakin canggih sehingga komunikasi pada tempat yang berbeda dan jauh jaraknya menjadi seperti berkomunikasi dalam jarak yang dekat. Tak hanya suara saja yang dapat di dekatkan, visualisasi lawan bicara juga sudah bisa diaplikasikan sekarang.

Melihat pentingnya telekomunikasi ini, maka bermuncullanlah perusahaan penyedia jasa layanan telekomunikasi (vendor) yang jumlahnya tidak sedikit dan selalu bertambah sehingga terjadilah perang vendor telekomunikasi yang takkan pernah berahir. Setiap vendor menawarkan kelebihan-kelebihan yang mereka miliki untuk menggaet para pelanggan guna mendapatkan keuntungan yang besar. Tiap vendor tersebut membuat trik berbeda-beda dan mungkin kadang hampir sama untuk menarik perhatian konsumen. Kadang konsumen juga merasa dirugikan, karena program-program tersebut tidak berlangsung lama, hanya dalam masa promosi saja.

Komunikasi bisa dimanfaatkan disegala aspek dan sektor kehidupan, termasuk dalam sektor perekonomian. Ketika komunikasi tida berjalan lancar antara penjual dan pembeli, maka jual beli juga akan bermasalah. Misal seorang pemasok sayuran, sedang ia berada di kota besar seperti jakarta. Karena dijakarta tidak memungkinkan untuk menanam sayur, maka mau tak mau dia harus mengambil stock di daerah pegunungan yang merupakan penghasil sayur dan tentu saja tempatnya jauh, dan jika dia harus ke lokasi untuk sekedar menanyakan ada atau tidaknya stock sayur akan memakan biaya yang tak sedikit, apalagi ketika ternyata stock di lokasi tersebut maka dia malah menjadi pengusaha yang buntung, sudah mengeluarkan biaya tapi tak mendapatkan untung.

Hal di atas tidak akan terjadi jika terdapat komunikasi untuk mencari data yang akurat antara penyedia barang dengan pembeli. Data yang tepat mengenai keberadaan barang akan dapat sangat mengurangi ketidakefektifan dalam mencarinya, sehingga tentu akan memangkas biaya transportasi. Untuk mencari informasi ini tentu saja tidak bisa dilakukan komunikasi dalam waktu yang relatif singkat, harus terdapat komunikasi panjang lebar untuk mencari info sedetail-detailnya, dan ini akan sangat berhubungan dengan tarif komunikasi dari perusahaan telekomunikasi yang dipercaya. Pengganti ongkos transportasi adalah komunikasi melalui teknologi yang sudah ada, yaitu sms, telepon atau video calling untuk pengusaha-pengusaha besar. Tetapi jika tarif yang diberikan perusahaan telekomunikasi mahal, maka justru dapat merugikan pengguna, dalam hal ini pengusaha karena bisa saja terjaadi biaya komunikasi lebih mahal dari biaya transportasi.

Pada intinya, dengan semakin murahnya tarif komunikasi, maka tentu saja akan membantu secara langsung dan tidak langsung kemajuan ekonomi personal pada khususnya dan masyarakat indonesia pada umumnya, apalagi untuk pengusaha kecil yang harus secara detail mengkalkulasikan pemasukan dan pengeluaran sehingga bisa mendapatkan untung. Perusahaan telekomunikasi yang ada pada akhirnya akan memberikan rantai perekonomian yang jika memberikan keuntungan kepada pengusaha kecil berarti akan mengangkat perekonomian perseorangan dan tentusaja hal ini akan mengangkat perekonomian negara sehingga angka kemiskinan di Indonesia bisa terus mengecil hingga menajdi negara maju.

Monday, December 22, 2008

hadi' dan sakinah

alhamdulillah telah lahir kedunia, hadi' dan sakinah dengan selamat. Dan sampe sekarang masih hidup di bawah asuhan Gino Erman Agusta S.Pd.Si.. mari saya kenalkan kepada mereka berdua

Profil hadi :
dibeli di sunday morning lembah ugm tanggal 23 November 2008, tepatnya di utara kampung kuningan seharga 10ribu. Trus dikasih pelet juga sama pembelinya (-baik banget ya-). Dia sama majikanya dikasih serangga, cacing, pelet tentu saja dan pernah diajak mudik ke kampungnya lho..... trus di sana dikasih makan tawon yang uenakkk tenan. Tapi aku sebel, soalnya aku di taruh di wadah toples, sempit tapi mending, ada fasilitas penjemuran dan hampir tiap hari diganti airnya. Tiap pagi kadang-kadang majikanku juga nangkepin lalet, trus di potong sayapnya trus dilemparin ke aku deh...hehehe. Kalo siang-siang biasanya aku juga dikasih makan lagi, dikasih buah pepaya biar mataku sehat, kan mengandung vitamin A.


profil sakinah :
aku dibeli di sunday morning juga, kata majikanku 2 minggu setelah aa hadi ada di sini, katanysih tanggal 7 Desember 2008. tapi aku dibeli di tempat yag berbeda ama aa hadi, aku waktu itu dijual di depan graha sabha UGM. Kasihan ya majikanku harus jalan-jalan kesana jauhnya, dah gitu banyakcewek-cewek berbaju tapi kurang bahan, sayang majikanku gak kaya, coba kaya, mesti pada dikasih baju ato bahan.hihihihi. Pas dibeli, majikanku gak diaksih makanan (pelet), yah, jadinya peletnya aa haadi ku embaat juga deh. Tapi aa hadi jahat. Masa makananku sering direbutnya, gak ada perhatian.

Kemarin kami dikasih mainan aneh. Liat aja nih tuh, masa dikasih kayak begonoan...

profil majikan :
Gi no Erman Agusta S.Pd.Si, fresh graduate from chemistry education study program, pada saat nulis ini belum wisuda (-tapi dah dapet gelar koq-). Ngefans ma kura sejak tahun 2004, tapi baru bisa miara tahun 2008 akhir.


Kartu prabayar yang banyak, bikin hati ingin mencoba mencari kartu sejati tuk melayani berkomunikasi dengan teman sejati . Jadi sisa-sisanya buat mainan kalian ya hadi & sakinah, semoga kalian senang dan bisa telpon-telponan.hehehe

Wednesday, December 17, 2008

kartu 5AH, mau??

Perkembangan zaman memang sudah sangat pesat sekali, terutama barang-barang elektronik. Berkebalikan dnegan harganya yang bisa semakin menurun dengan adanya produk baru dengan jenis yang sama. Dahulu televisi menjadi barang mewah bagi masyarakat Indonesia, sekarang hampir setiap rumah sudah memiliki TV dan banyak juga yang sudah dilengkapi dengan pemutar CD atau VCD. Benda elektronik lain yang persebarannya sangat cepat adalah telepon genggam yang memang lebih simple dibandingkan telepon rumah. Tapi beberapa tahun yang lalu harganya hanya bisa dijangkau oleh bos-bos besar yang memang benar-benar membutuhkan alat komunikasi ini. Tetapi sekarang hampir setiap orang membawa ponsel ini kemana-mana, bahkan anak SD pun tidak sedikit yang menentengnya ke sekolahan, padahal hanya sekedar untuk main game.

Melihat perkembangan persaingan harga telepon genggam yang semakin menggila, pihak-pihak pemberi layanan jasapun tak mau ketinggalan. Semakin banyak tumbuh perusahaan GSM yang ada di Indonesia, belum lagi dari kalangan CDMA. Masyarakatpun tak jarang dibuat bingung dengan adanya penawaran-penawaran “miring” yang entah itu hanya sekedar dalam masa promosi ataupun memang akan dipatenkan untuk GSM tersebut. Tentu saja konsumen juga menggunakan prinsip ekonomi dalam memilih GSM, dengan modal sekecil-kecilnya untuk mendapatkan keuntungan sebesar-besarnya. Konsumen kemudian membandingkan tarif antar GSM, antar CDMA dan antara GSM dengan CDMA.

Kenyamanan pelayanan juga menajdi salah satu alasan pemilihan vendor telekomunikasi bagi masyarakat, dari ada tidaknya sinyal di daerahnya, kualitas telepon dan fitur lainnya, dan tentu saja layanan bantuan atau pengaduan yang bersahabat dan solutif.

Jika anda ingin membuat perusahaan telekomunikasi baru, maka buatlah yang memenuhi 5AH, yaitu :

  1. MurAH : tariff yang murah akan sangat menarik konsumen karena konsumen juga pakai prinsip ekonomi lho.., tapi jangan terlalu murah, tar malah ga jadi untung, jadinya buntung deh. Dan inget, murahnya jangan cuman sementara, tetapi sementahun aja.
  2. MudAH : mudah disini memiliki banyak makna, diantaranya adalah proses registrasi mudah, nyari sinyal mudah, nyari pulsa mudah, nyari bantuan mudah (operator service),
  3. RamAH : ramah disini mewakili dari sebuah icon pelayanan (service), semakin baik pelayanan anda maka konsumen akan semakin betah menggunakan jasa anda. Pelayanan yang lebih tinggi tingkatannya adalah pelayanan berupa extra menu, 3G, GPRS, MMS, Mobile Banking, dlll yang harus selalu di update dan di inovasi sesuai kebutuhan konsumen dan prosesnya harus mudah
  4. HadiAH : bah yang paling seneng neh, kalo ada suatu hadiah. Maka konsumen akan semakin betah, lihat aja tuh promosi bank yang hadiahnya bikin ngiler…
  5. MewAH : disini artinya bukan khusus dipake orang –orang yang MEpet saWAH loh, tapi ketika konsumen pake layanan Anda akan selalu mengatakan “WAH” jadi layanan Anda akan me-WAH kan konsumen. Misal” wah… pake kartu ini gprsnya murah dan cepet, wah… suaranya cling cling kaya lagi omong2an face 3 face, wah…. Bonusnya banyak euy, wah… tarifnya murah… dan wah-wah sebagainya. Ok

--Keluh-kesah dari konsumen GSM--

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes