Translate this blog
English French German Spain Italian Dutch Russian Brazil Japanese Korean Arabic Chinese Simplified Thailand Vietnam Czech

Wirausaha 0 Rupiah ---------------- Kontak Jodoh Online ---------------- Wirausaha 0 Rupiah ---------------- Kontak Jodoh Online ----------------Wirausaha 0 Rupiah ---------------- Kontak Jodoh Online

Thursday, October 30, 2008

5 November

Akhirnya, tanggal impian itu aku dapatkan juga. Ini akan menjadi catatan sejarah khusus bagiku. Dari sinilah harapanya akan menjadi batu loncatan bagiku untuk bisa menjadi pria sejati seperti pria idolaku, Muhammad SAW.

Setelah hunting tanda tangan dan melakukan edit-edit tulisan, tanggal itu kudapatkan juga. Awalnya sempat deg-degan akan diundur, pasalnya Ibu Susi (sekjurdik kimia) berkata kalo hari itu ada beberap orang yang ujian juga, nanti kalau tempatnya atau LCD nya dipake gimana?? Dalam bathinku “soal LCD mah gampang bu, pokoknya aku harus ujian, g mungkin di undur soalnya pak sukisman harus pergi ke Australia”

Yang ada di otakku hanya “ujian ujian dan ujian pokoknya ujian g ada yang laen, aku harus melewati hari itu”

Akupun kadang senyum-senyum sendiri memikirkan kalau seudah selesai ujian. Tak bisa kubayangkan aku memakai jubah hitam. Tapi terkadang sedih juga karena ibu ku tidak bisa menemani ketika aku wisuda.

Yah semoga ujianku nanti aku bisa melewatinya dengan mulus dan bisa mendapat nilai A seperti teman-temanku yang lain. Ya Allah kabulkanlah doaku, dan permudahkanlah aku untuk bisa mendapat maisyah setelah aku ujian nanti. Amin.

Wednesday, October 29, 2008

Sepatu

Hampir tiap hari an mampir ke masjid Al Mujahidin untuk urusan yang sama, minjem sepatu. maklum, karena udah selese mata kuliahnya, kerjaanya sekarang hunting tanda tangan dosen-dosen. jadi harus memakai seragam lengkap dari hem sampai sepatu, karena kalau tak pakai seragam ini gak bakalan di layani.. weleh weleh... sip deh disiplinnya.
Hampir juga aku putus asa kehilangan harapan tuk dapat menunaikan wisuda di tahun ini, tetapi Ia berkehendak lain, masih berada di pihakku. Terimakasih ya Robb, berkat kuasamu, dosenku menjadi tertunda untuk berangkat ke Australia. Aku sudah hampir menangis menganalisis hal ini, karena ini berarti aku harus menunggu hingga tahun depan baru bisa wisuda dan ini akan menambah beban ibuku untuk membiayai hidupku di jogjakarta ini. Harapanya sih, sudah bisa menggantikanya yang membanting tulang sendirian untuk menghidupi aku dan kakakku dan ini juga menjadi bekal ku untuk lebih siap menggenapkan 1/2 agamaku yang entah ada di akhwat mana aku tak tahu..
Kembali ke sepatu..(tadi hanya selingan). Penghuni takmir juga pastinya sudah hapal apa yang aku inginkan ketika berada di sana dengan wajah memelas, kalau tidak pinjem sepatu mesti pinjem sim. apalagi orang-orang yang biasa tak repotin. Memang hanya sebuah sepatu, tetapi ini ternyata mempermudahku untuk bisa meraih gelar sarjana ku.
Ya Allah, berikanlah kemudahan kepadaku untuk bisa wisuda tahun ini, dan berikanlah balasan sebaik-baiknya kepada orang-orang yang telah sudi untuk menolongku seperti mereka yang meminjamiku sepatu. Ya Allah semoga kelulusanku membawa kebaikan bagi keluargaku disana. Berjuanglah

"Gino Erman Agusta, cS.Pd Si"

Thursday, October 23, 2008

secret stick

Magelang 13 oktober 01.30 sengaja ku setel alarm untuk memulai perjalanan kembali dari rumah mas'ul menuju jogja. Rencana mau pulang ba'da Isya, tapi apa daya, Allah menurunkan rizkinya berupa air yang bertubi-tubi di iringi suara alam yang menggelegar. Alhamdulillah aku masih bisa bangun (sebenernya di bangunin neh) dan segera ku bangunkan tuan rumah untuk meminta sangu doa dan mantel penadah dingin. bayangin aja, jam 2 malem gitu loh~yang lain lagi mimpi ketemu sunder bolong. Berbekal semangat untuk mengantarkan seorang anak sma untuk bisa menempuh ujian di purworejo kuterpa saja sang angin malam dengan teman dinginnya yang tak mau berpisah untuk waktu lama itu layaknya dua sejoli yang sedang kasmaran.
Cangung juga, baru bangun tidur terus berkendara tapi semangat itu lagi yang menyuruhku untuk melakukan itu. sepi memang jalanan, hanya segelintir mobil Box dan truk yang bisa dihitung tak seperti siang hari yang seperti tentara kerajaan rayap. Apalagi kendaraan beroda dua, mengingat terpaan duet maut dingin plus angin yang membuat siapa saja ingin tetap berkecamauk dalam mimpi di atas lembutnya belaian kasur di bawah hangatnya sentuhan sang selimut. layaknya pembalap karena tak ada saingan akhirnya sampai juga jam 3am di masjid Al Munawwar tuk istirahat sejenak plus menunaikan Ql dilanjutkan shubuh. Sengaja memang tak istirahat di kos, karena sudah bisa dipastikan besi-besi sudah masuk pada tempatnya sehingga akan menyulitkan orang untuk membuka pintu tersebut.
4.30 berangkat dari kos setelah mengambil tameng dari sebuah tas, tak lupa memberikan hak kepada sang motor untuk minum. 70 - 90 melaju terus melsat tanpa batas melewati kendaraan lain yang terlena dengan sejuknya oksigen yang berhamburan di udara bebas. Sampai di purworejo awal ternyata ada sepasang cewek berkendaraan motor juga. sepertinya menuju arah yang sama, dan ternyata benar dan saling overlap sampai akhirnya dipisahkan oleh truk gandeng yang membuat mereka melesat jauh di depan. setelah melewati kerumunan orang yang sibuk di pasar dan remaja putih abu abu akhirnya sampai juga di tempat yang dituju. Tepat jam 6. Kulepaskan tameng dalam dari jas hujan yang juga dipasang anak sma itu, o ya. namanya harun, kurapikan dan dimasukkan dalam bagasi di bawah jok.
Kontak sudah diputar dan membuat lampu-lampu dan jarum speedometer layaknya tersengat listrik dengan arus yang besar sehingga membuat mereka terkejut. Mesin masih terasa hangatnya, tentusaja karena tak ada berhenti sejak keberangkatan dari jogja. tekanan electric starter belum bisa membuat sang motor mengaung. Beberapa kali dicoba dan memberikan hasil sama, tentu saja stimultan dalam otak merespon untuk mengayuhkan kaki bersamaan dengan manual starternya. hasilnyapun tak jauh beda. hanya saja kali ini aku harus menggunakan karbohidrat dan glikogen lebih banyak. otakpun memanggil memori kebengkelan untuk mengatasi masalah ini. Hasil searching menyimpulkan bahwa yang bermasalah adalah busi-nya karena bensin masih bisa sampai 30 Km dari tempat ini. memori ini membeirkan gambaran rekaman teman-temanku yang mencopot kemudian membersihkannya dan hiduplah aungan merdu motor. Layaknya montir professional dicopotlah baut dari tempatnya untuk memudahkan eksekusi, tapi ternyata membuka busi tak smeudah yang kukira dan alhamdulillah Harun membawa bala bantuan sementara ia berangkat akan menyilang a, b, c, d, atau e. teman pondok pesantrennya itu mmebawa beberapa kunci yang bisa membuat busi keluar dari tempatnya semula dan kubersihkan seperti yang dilakukan teman-temanku. hasilnya masih sama, motor hanya mengaung sebentar bak auman singa yang menakut-nakuti. beberapa diulangi hasilnya masih sama, akhirnya diputuskan untuk di berikan kepada sang ahli bersama dengan temannya yang mempunyai masalah juga.
Peralatan mc giver kurapikan dan kumasukkan tempatnya semula di bagasi. kulihat ada sepotong batang mencuat di samping dalam bagasi ini. seperti sebuah saklar, jangan jangan.......... iseng aja ku rubah haluan berdirinya ke arah sebaliknya dan pencetan electric starter ternyata mampu membuat piston piston bergerak siap melewati gunung dan lembah.
--ternyata manusia bisa di buat bodoh oleh kecerobohannya--

arti namaku

Hari selasa malam ada syawalan yang diselenggarakan oleh Ta'mir Masjid Al Munawwar (i O u All). lumayan, yang datang wajah-wajah baru. entah itu karena kebutuhan akan laparnya dahaga ruhani atau jasmani. soalnya di undangan dikasih "NB : disarankan untuk tidak makan dulu, karena ada acara makan-makan ^_^" tapi gak papa, sekali dayung 2, 3 pulau terlewati.
sang mas'ul ternyata berhalangan untuk sambutan. sambutan dari pihak orang tua plus pengurus umum takmir akhirnya memberikan sambutanya, dan dari sinilah aku tahu arti namaku yang misterius plus njowo banget ngoten loh...
dalam salah satu kata-katanya :

"ada pesan dari Bp. Soekarno (sang proklamator) yang diambil dari sebuah hadist pada saat peresmian UGM ~ ginong ...... dino (hehehe titik2nya lupa,yg penting intinya gak lupa)."

ginong artinya sebuah perubahan untuk menjadi lebih baik. Dan namaku muncul disana "GINO" ternyata tak sekedar nama jawa yang gak keren, tetapi di balik itu semua, dari pencetusnya sampai referensinya ternyata memberikan nuansa "WOW", dan inilah aku seorang hambaMu yang akan selalau berusaha untuk menjadi lebih baik dimataMu. help me God...
warning---orang ini agak narsis---

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Premium Wordpress Themes